Artifact-artifact

Sedikit Bertanya. Banyak Berkarya.

Dokumen, dasbor, aplikasi—langsung berfungsi.

Lihat semua yang bisa Anda buat.

Dokumen. Sejak awal, sudah paham konteks.

Gambar contoh Apple untuk artifact dokumen.

Dasbor. Cukup minta, langsung tergambar.

Gambar contoh Apple untuk artifact dasbor.

Aplikasi. Ucapkan. Langsung gunakan.

Gambar contoh Apple untuk artifact aplikasi.

Semua yang Anda buat ikut membentuk pemahaman Dvina.

Gambar contoh Apple tentang artifact yang menjadi bagian dari konteks.
Ikon contoh Apple.

Halaman kosong?
Bukan cara kami.

Minta sebuah laporan, dan Dvina memulainya dari fakta: angka nyata dari data Anda, keputusan nyata dari percakapan Anda, serta tanggal nyata dari file Anda. Draf pertama hadir dengan konteks yang sudah lengkap.

Gambar contoh Apple untuk pembuatan laporan.

Dibangun di atas fakta. Angka, nama, dan keputusan diambil dari konteks Anda lengkap dengan sumbernya—bukan diketik sebagai placeholder yang nanti harus Anda cari sendiri.

Gambar contoh Apple untuk penyusunan draf yang menyesuaikan gaya bahasa.

Dengan gaya bahasa yang tepat. Pembaruan untuk dewan direksi tidak ditulis seperti artikel blog, dan ringkasan hukum tidak terdengar seperti promosi. Dvina menyusun setiap artifact dengan gaya bahasa yang sesuai dengan pekerjaannya.

Gambar contoh Apple untuk laporan yang siap dibagikan.

Siap dibagikan. Ekspor, bagikan, atau serahkan. Berikutnya langsung ke pembaca, bukan kembali ke tahap perapian.

Draf mereka menebak. Draf Anda tahu.

Draf generik, angka rekaan, nama placeholder—itulah menulis dari nol. Draf Dvina hadir dengan fakta yang sudah dipahami.

Ikon contoh Apple.

Ajukan pertanyaan.
Dapatkan grafik.

Database dan gudang data Anda terhubung secara langsung. Jadi, saat Anda meminta visualisasi, grafik dibuat dari data yang benar-benar ada—tanpa ekspor, tanpa bahasa kueri, tanpa mengantre pada tim data.

Gambar contoh Apple untuk pembuatan grafik live.

Bahasa sehari-hari masuk, grafik live keluar. "Tampilkan pendapatan per wilayah sejak Maret." Hanya itu alurnya. Grafik dibuat langsung dari data live Anda, siap dibaca dan dibagikan.

Gambar contoh Apple untuk metrik yang terkelola.

Angka yang selalu selaras. Dvina bekerja melalui lapisan semantik Anda, sehingga "pendapatan" selalu dihitung dengan satu cara—cara Anda. Di setiap grafik, setiap dasbor, setiap saat.

Gambar contoh Apple untuk dasbor yang selalu live.

Dasbor yang selalu mutakhir. Dibangun dari koneksi live, bukan cuplikan data. Saat data berubah, dasbor ikut berubah—tanpa ritual memuat ulang.

Grafik minggu depan. Jadi sekarang.

Tergambar begitu Anda memintanya—dari data live yang sama, dengan metode perhitungan terkelola yang sama.

Ikon contoh Apple.

Dari satu kalimat
menjadi perangkat lunak.

Kalkulator untuk harga Anda. Pelacak untuk pipeline Anda. Halaman untuk peluncuran Anda. Jelaskan kebutuhan Anda dengan bahasa sehari-hari, lalu Dvina memberikan sesuatu yang langsung berfungsi—bukan sekadar rencana.

Mockup hanya terlihat jadi. Yang ini benar-benar berfungsi.

Alat lain hanya menunjukkan seperti apa tampilan sebuah aplikasi. Dvina memberikan aplikasi yang sudah bisa Anda gunakan.

Ikon contoh Apple.

Dibuat sekali.
Berguna selamanya.

Kebanyakan alat menganggap hasil sebagai garis akhir. Di Dvina, setiap artifact langsung menjadi bagian dari konteks begitu tercipta—sebuah sumber baru yang siap mendukung apa pun berikutnya.

Gambar contoh Apple tentang artifact yang mendukung pekerjaan berikutnya.

Hasil hari ini, masukan untuk esok. Laporan bulan lalu membantu menyusun rencana bulan depan. Dasbor yang Anda buat pada Maret menjawab pertanyaan pada Juni. Apa yang dibuat Dvina juga bisa menjadi sumber pembelajarannya.

Gambar contoh Apple untuk penyimpanan artifact di Pustaka.

Tersimpan sendiri. Setiap artifact otomatis masuk ke Pustaka Anda—tersusun dalam folder, dapat dicari, dan terhubung dengan percakapan yang membuatnya.

Jelajahi Pustaka

AI mereka membuat lalu lupa. AI kami membuat dan mengingat.

Hasil mereka mengakhiri percakapan. Hasil kami menjadi bagian darinya—dan terus bekerja setelahnya.

Ada pertanyaan? Ini jawabannya.

Tidak. Jelaskan kebutuhan Anda dengan bahasa sehari-hari—laporan, dasbor, atau aplikasi—dan Dvina akan membuatnya. Jika Anda bisa coding, Dvina Code membuka kemungkinan yang jauh lebih luas.
Bisa. Minta perubahan dengan bahasa sehari-hari, atau sempurnakan sendiri. Artifact terus berkembang, bukan hasil ekspor yang sudah final.
Di Pustaka Anda—tersusun dalam folder, dapat dicari, dan terhubung dengan konteks yang membuatnya.
Anda menentukan isi setiap artifact dan siapa yang dapat membukanya. Detail pribadi tetap disamarkan, dan tautan berbagi dapat dinonaktifkan kapan saja.

Sedikit Bertanya.Banyak Berkarya.

Mulai Gratis

© Dvina Inc. - San Francisco, CA

Kami hanya mengumpulkan data analitik yang diperlukan agar layanan kami tetap berjalan lancar.